Sejarah Gedung Joang ‘45

60 views

Joang '45 Building atau Joang '45 Museum adalah museum yang berlokasi di Jakarta. Museum ini diresmikan pada tahun 1974 oleh Presiden Soeharto, setelah renovasi. Saat ini dikelola oleh Kementerian Kebudayaan dan Museum Provinsi Jakarta.

Sejarah Bangunan

Era Pendudukan Belanda

Bangunan ini dibangun pada tahun 1920-an yang saat ini Museum Joang '45 awalnya adalah sebuah hotel yang dikelola oleh keluarga, seorang warga negara Belanda yang tinggal di Batavia untuk waktu yang lama. Hotel ini bernama Schomper sesuai dengan nama pemiliknya.

Hotel ini, pada waktu itu, dianggap cukup baik dan populer di pinggiran Batavia Selatan, dengan bangunan utama yang elegan di tengah dan diapit oleh deretan kamar penginapan di sebelah kiri dan kanan untuk tamu yang menginap dan bermain judi online.

Hanya ada beberapa kamar penginapan yang tersisa di sisi utara bangunan utama. Saat ini, itu digunakan sebagai perpustakaan, ruang kreativitas untuk anak-anak dan kantor Wirawati Catur Panca.

Era Pendudukan Jepang

Ketika Jepang memasuki Indonesia (1942-1945) dan menguasai Batavia, hotel ini diambil alih oleh anak-anak Indonesia dan diganti menjadi kantor yang dikelola oleh Ganseikanbu Sendenbu (Biro Propaganda Jepang) yang dikepalai oleh orang Jepang, "Simizu". Kantor ini kemudian menawarkan program pendidikan politik mulai tahun 1942 untuk mendidik anak-anak muda Indonesia dan program-program itu sepenuhnya ditanggung oleh pemerintah Jepang.

Koleksi

Di museum ini, Anda dapat melihat jejak perjuangan kemerdekaan Indonesia dengan koleksi peninggalan yang ditinggalkan oleh para pejuang Indonesia. Diantaranya adalah mobil-mobil resmi Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia yang dikenal sebagai mobil Rep 1 dan mobil Rep 2, dan sebuah mobil dari pemboman di Cikini.

Selain itu, ada koleksi foto dan lukisan yang terdokumentasi yang menggambarkan para pejuang dari tahun 1945-1950. Beberapa tokoh perjuangan telah diilustrasikan dalam bentuk patung.

Fasilitas Museum

  • Ruang Pameran Permanen dan Sementara dengan sudut multi-media
  • Bioskop Joang '45, Studio untuk film dokumenter yang ditayangkan dan film-film perang lama
  • Perpustakaan referensi sejarah ilmiah, dilengkapi dengan komik perjuangan untuk membaca anak-anak
  • Kamar anak-anak, kamar khusus untuk kreativitas anak-anak yang dilengkapi dengan permainan komputer yang heroik, mewarnai, teka-teki, dan permainan knock-down
  • Plaza untuk kegiatan di luar ruangan.

Tags: #Gedung Joang ‘45 #Sejarah Gedung Joang ‘45